Rabu, 30 April 2014

Pujaan Ilusiku

Pujaan Ilusiku
Puisi

Kan ku ukir namamu dalam hatiku
Tapi ku tak bisa, tak bisa melakukannya
Kan ku simpan hatimu dihatiku
Tapi ku tak mampu, tak mampu menaruhnya

Wahai pujaanku,

Aspek Legalitas

Aspek Legalitas

Asas legalitas dalam hukum pidana yaitu asas yang menentukan tidak adanya perbuatan yang dilarang dan diancam dengan pidana, jika tidak ditentukan dahulu dalam undang-undangnya. Dalam pasal 1 ayat (1) KUHP berbunyi “Tiada suatu perbuatan yang dapat dipidana, kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada sebelum perbuatan dilakukan.

Legalitas itu sangat penting bagi dunia hukum, terutama hukum yang ada di Indonesia. Legalitas adalah bahasa hukum yang tidak semua orang mengerti arti dari legalitas, namun disini saya akan menjelaskan arti dari legalitas. Legalitas adalah sebuah aturan hukum yang tertulis dalam bentuk undang-undang peraturan bagi pelaku pelanggaran hukum.

Ikut Pemilu yeyy

Ikut Pemilu yeyy

Tepatnya tanggal 9 april 2014 lalu adalah hari yang mungkin ditunggu-tunggu oleh semua masyarakat Indonesia, ya hari itu ialah hari Pemilihan Umum (Pemilu) yang biasanya dibilang hari pencoblosan. Pengalaman yang tak akan mungkin aku pernah lupakan karna untuk pertama kalinya aku bisa ikut PEMILU.

Awalnya aku ragu buat ikut pemilu, karena aku tidak tau siapa nama-nama calon legislatifnya, apa misi dan visi calon legislatif dan partai-partainya. Tapi karena didorong sama kedua orang tuaku, di bujuk supaya aku bisa dapat pengalaman akhirnya aku mau ikut, ya itung-itung buat pengalaman ku sih.

Rabu, 02 April 2014

ADUAN NASIB SEORANG HAMBA

ADUAN NASIB SEORANG HAMBA

Bersama dinginya malam dan embun pagi.
Kukembali hadir menghadapmu ilahi rabbi.
Merenungkan akan hari yang tak kembali.
Mengadukan nasib yang menimpa diri.

Hari demi hari kulalui tak pasti.
Kadang dosapun terbuat kembali.
Sesekali kukerjakan amalan hati.
Mengharap keridhoanmu ya rabbi.
Akan kasih sayangmu yang abadi.

Ketika asa tak meninggalkan sisa.
Hanya tawakal yang kusimpan di dada.
Menanti pertemuan yang tak kunjung tiba.
Agar usai sudah tugasku dialam dunia.
Untuk kembali kehadiratmu sang pencipta.

Nafas kian menyesak oleh kedzholiman.
Hatipun terkurung oleh kemaksiatan.
Jiwa yang terbelenggu oleh kekufuran.
Pikiranku melayang mengejar keduniaan.
Kapankah akan datang kedamaian?
Kapankah akan datang kebahagiaan.

Wahai pemilik jiwa yang menguasai diri.
Tunjukkan jalanmu yang engkau ridhoi.
Dalam mengarungi bahtera kehidupan ini.
Hilangkan beban yang selalu membebani.
Ampuni dosa dosa yang selalu menyelimuti.
Terimalah amal ibadahku walau hanya sekali.
Biarkanlah diri ini larut dalam pelukanmu ya rabbi..
AMIN..

By : Cristian Putra Laros (Kakek)

Nama : Bunga Ika Sari
NPM  : 21212527

Kelas  : 2EB09

Surat Untuk Temanku Yang Kini Menjadi Musuh

Surat Untuk Temanku Yang Kini Menjadi Musuh


Untukmu PENGKHIANAT!

Awalnya dahulu memang kamu adalah teman terbaikku yang ku miliki. Teman yang selalu bermain bersama, teman yang selalu ada disaat aku susah, teman yang selalu ada disaat ku senang, selalu mengerjakan tugas bersama-sama. Aku ingat dulu memang ada saat-saat yang menyenanngkan dan tak akan mungkin aku lupakan. Tapi, setelah peristiwa itu, peristiwa yang hanya sekali terjadi tapi itu membuat semua yang kita lalui bersama menjadi sebuah kesia-siaan saja. Yang semula kenangan itu tak akan mungkin aku lupakan tapi sekarang kenangan itu akan aku lupakan, akan aku buang jauh-jauh, atau mungkin akan aku kubur dalam-dalam.

Aku tak menyangka kamu begitu tega, begitu licik, begitu jahatnya kepadaku. Salah apa aku kepadamu? Salah apa orang tuaku kepadamu? Salah apa mereka? Sehingga kamu begitu teganya. Sampai-sampai kamu menusuk keluargaku (orang tuaku) dari belakang secara perlahan-lahan. Kamu tega dengan diam-diam mengambil asset perusahaan milik kedua orang tuaku, kamu tega mengkhianati kepercayaan yang sudah orang tuaku kasih kepadamu. Kamu berkerja sama dengan perusahaan lain untuk menjatuhkan perusahaan kedua orang tuaku.

Padahal orang tuaku sudah menganggap kamu sebagai anaknya sendiri, padahal kamu sudah kuanggap jadi saudaraku sendiri, kamu sudah ditempatkan di perusahaan sebagai sekretaris yang dipercaya oleh kedua orang tuaku. Malah kamu tega-teganya berbuat seperti itu., untungnya semua asset perusahaan kedua orang tuaku belum sampai jatuh ditanganmu. Aku sudah curiga sebelumnya kalau diperusahaan ada yang aneh, dan hal itu aku selidiki sendiri dan sudah ketahuan.


Aku bingung mau berfikir positif apalagi tentang kamu, yang aku tau kamu adalah seorang yang berhati busuk, seseorang yang PENGKHIANAT. Apa bisa aku memaafkan kamu yang jelas-jelas PENGKHIANAT!!


Nama : Bunga Ika Sari
NPM  : 21212527
Kelas  : 2EB09